Day 19 KKN
January 23, 2012 Leave a Comment
Rasanya sakit. Entah aku sakit apa. Ga tau mau jawab apa kalo orang nanya aku sebenarnya sakit apa. Yang pasti saat ini setiap tulang rusuk dan tulang dada saya sakit sekali. Juga pahaku, seperti biasa saja…. Paha ini selalu sakit setiap saya capek dan stress.
Allah, Engkau pasti sangat dekat kan? Lebih dekat dari urat nadi ini. Aku yakin itu.
Rasa-rasanya aku hanya punya Engkau sekarang. Apa’ ibuku jauh. Tak bisa minta pertolongan siapapun. Aku tidak ingin dikasihani sebenarnya. Paling malu buatku mendengar kata “kamu sakit? Istirahat aja biar urusan ini sama saya”. Sangat rentan denger omongan kayak gitu… Dan secara otomatis juga aku jawab “nggak kok, gak sakit yeee.. gapapa biar aku yang kerjain”. Kadang-kadang aku ngomong gitu dalam keadaan menahan sakit tapi yaaaaaa… gatau deh aku pun ga ngerti sama diri sendiri -_-
Apa’, ibu aku kangen. Kayaknya cuma apa’ sama ibu yang ngerti aku dalam keadaan gini. Aku pengen pulaaaaaaaang….. Gak pengen lama-lama disini. Semua orang berjalan seakan saaaangat lambaaaat…. 1 hari terasa sangat lamaaaaaaaa… Apalagi ini masih 13 hari lagi.
HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA…!!!!
Stress sendiri…
Sometimes..
Aku suka berfikir, kenapa aku yang dapet sakit kaya gini. Iya aku tau kita sebagai manusia harus selalu bersyukur atas apapun yang Allah Kasih. Tapi aku cuman pengen tau aja, why did this disease choose me??? Apa emang karena aku sanggup menanggungnya? Atau…. apakah?
Akhir-akhir ini jadi sering berfikir tentang kapan aku akan meninggal. Atau, berapa lama lagi waktu hidupku? Aku pengennya meninggal dalam keadaan khusnul khatimah. Ga pengen meninggal dalam keadaan ngegosip, foya-foya, atau melakukan hal yang ga penting.
Kemarin-kemarin, lagi nonton film 1 litre of tears…. Nangis nontonnya, karena inget sama diri aku sendiri. Pertanyaan yang sama bagi seseorang yang menderita penyakit sejak lahir… Kenapa harus aku? Kenapa aku sakit sedangkan saudara-saudara yang lain nggak? Bukan berharap mereka sakit juga,,,, tapi kenapa harus aku…??
Sampai sekarang,, 19 tahun sejak aku dilahirkan, aku masih harus terus menahan rasa sakit yang sama. Menanggung penyakit-penyakit tambahan dari sakit ini…
Dalam shalatku, selalu aku berdoa untuk masa depanku, masa akhirku, keselamatan akhirta keluargaku, juga kesehatanku.. Aku selalu minta agar Allah Mengirim sedikit saja kekuatan hati agar aku bisa ikhlas menerima sakit ini. Kadang, aku ikhlas, tapi kadang juga, ketika sakit ini luar biasa hebat kambuhnya, aku tidak bisa ikhlas lagi… Berarti aku belum ikhlas kah?
Can someone explain it to me??? What is ikhlas should be mean??