Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

Ikal :)

Ingatkah engkau, ikal?

Pertama saat kita bertemu?

Kau dengan microphone mu, aku dengan tikarku.

Kau dengan baju koko mu, aku dengan rok ku.

Kau dengan merdumu, aku dengan anggunku.

Ikal, suaramu merdu..

dan aku terkagum..

namun hingga sekarang,

aku tetap terdiam dalam kekagumanku..

Ikal, aku tau kalau kau tau tentang ini.

Makanya aku selalu malu jika kita berpapasan lagi.

Apalagi sejak seharian penuh kita berada dalam sebuah kendaraan yang sama.

Ditambah sindiran-sindiran nakal dari teman-temanku.

Hihi, lucu ya saat-saat itu.

Ikal, kenapa kamu selalu diam?

Walau aku sejuta kali menggoyahkan kekokohanmu,

mengapa kau tetap diam?

Kau diam itu adalah salah!

Karena aku semakin terperosok dalam kekagumanku terhadapmu,

kau seharusnya campakkan aku jika tidak suka,

tapi mengapa kau selalu tersenyum?

selalu….

Ikal, aku kini sedang bersedih….

Kau tau kenapa?

Karena aku sudah tau kita memang tidak jodoh.

Ada satu hal yang membuktikan itu,

dan itu semakin membuat aku yakin, kita memang tidak berjodoh.

Tapi tunggu.

Wajahmu.

Kenapa kau tetap memasang wajah indah seperti itu?

Kenapa kau tetap bersuara lembut seperti itu?

Kenapa ikal? Jauhi saja aku sekalian biar aku sadar, bahwa inilah takdirku.

 

Sungguh Tuhan, aku ingin tetap keadaan yang seperti ini.

Kita dekat walau hati kita jauh.

Aku kagum walau dia tak membalas.

Aku bersua dan dia berdiam.

Aku dan ikalku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 15, 2011 by in just celoteh, love, self, tulisan.
%d bloggers like this: