Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

RUMAHKU, ISTANAKU deh ;)

Hari ini gatot abiiiiiiiiiisssss.

Sepanjang hari gak sesuai rencanaaa!!

Ini semua karena kondisi badan lagi gak fit banget, ditambah, ini ‘hari pertama’. -_-”

Kuliah geologi fisik pagi tadi ngantuk beraaat. Soalnya semalem tidurnya terlalu larut, ngerjain eksper dulu sih. Abisnya, eksper kan dikumpulin selasa besok, sedangkan, aku masih banyak tugas lain sabtu minggu ini. Senin pun full kuliah, dan kuliahnya berat-berat. Makanya, aku harus selesei laporan dari sekarang. Huhuhu.

Ditambah lagi, si merah datang ketika aku sudah sampai kampus. Bawaannya lemes, bete, gak mood, sensi, dsb dsb. Lemes banget tau badan ini, mana sakit peruuuuuuuut, huhu πŸ˜₯

Rencananya, habis kuliah geologi fisik itu, mau kerjain surfer dulu bentar, abis itu bantuin dekor acara fotografi Jepret2 bentar, trus ikut pelatihan autocad, baru lanjut dekor lagi. Tapi semuanya gagal! Coba tebak karena apa? Karena aku masuk angin. <–penyakit tua. Emang! Ini gara2 udah 2 harian ini kehujanan terus. Kehujanannya yang emang asli kehujanan bangeeet >.<

Alhasil, aku bantuin dekor bentar, trus cari makan nasi di kantin geologi, pesen teh manis panas, dan kembali ke ruhim untuk dekor2. Nah, dari situlah, kepalaku udah muter2 gak karuan. Rasanya pingin aku jedotin ke paku. Huaaa 😦 Tapi aku berusaha gak sakit, soalnya ada yang bilang, motivasi dari dalam diri itu sangat besar! Kalo kamu bilang bisa, kamu pasti bisa! Kalo kamu yakin hal itu mungkin, itu bisa jadi sangat mungkin!!!

Tapi ternyata tidak… pusing masih tetap ada. Aku alihkan sakit kepalaku dengan nyanyi2 dari handphone nokia x3 ku. Tetep ga ilang-ilang πŸ˜₯ Akhirnya, dari jam 4 sore, sampai jam 6, aku tertidur di ruhim dengan kondisi setengah bernyawa. Saking ga kuatnya, aku balurin balsem di sekitar leherku. Aku langsung pake jaket, dan mencari kain lain yang bisa menyelamatkan jiwaku. Tanpa pikir panjang, aku ambil sarung punyanya kamufi. Aku ikatkan sarungnya di leherku, untuk menolak angin biar gak masuk kebanyakan. Soalnya aku susah kentuuuuuuuut, artinya anginnya masuk, tapi ga mau keluar.

Tak berselang lama, jam 6 kurang 15 aku bangun. Wow, orang yang ngebantu dekor sudah bertambah. Tapi pusingku masih tetep ada. Kenapa ini ya? Ditambah lagi, mual! Rasanya sangat ingin muntah. Aku pusing, dan gak kuat! Tadi itu sumpahnya gak kuat, aku teriak kesakitan mungkin yang lain anggap aku sedang bercanda, padahal aku serius. Tapi tak apa, toh hanya aku yang merasakan sakit ini.

Aku bangun dari tidurku di karpet ruhim yang tipis itu. Aku duduk, membungkus seluruh badanku dengan kain sarung kamufi. Aku masukkan kepalaku di antara kedua kakiku yang kubentuk sudut sekitar 60 derajat. Aku menangis, gak kuat. Aku menangis, dan tak bersuara, dalam hati aku berteriak, “Allah, cabutlah sakitku, aku mohon… Ibu,, tolong aku”.

Setelah sekian lama aku menjerit dalam hati, aku coba ganti posisi. Siapa tau dengan sedikit bercanda dengan teman2 yang lain, pusingku bisa hilang πŸ™‚ nyatanya nggak. Aku putuskan, aku akan pulang! Adzan Isya aku pulang. Pulang dengan buru-buru, menantikan kasur dan selimut tebal di kamar. Menantikan segelas air jahe, dan pijitan sang bunda. (penyakit udah macam nenek2 aja deh gua ckckck)

Aku langsung cuuuus pulang! Mampir dulu ke pom bensin buat pipis dan isi pertamax full gan!

Di jalan, aku berencana mampir ke alfamart deket rumah untuk beli tolak angin, mie instan kuah, kacang, dan roti. Dan WOW! DOMPET!

Aku baru sadar, tadi Tifa Chan mengambil dompetku, ceritanya, aku bayar duit kaos panitia, tapi tifa yg ngambil duitnya di dompetku. Aku rapatkan motor ke sisi kiri. Grusak grusuk nyari dompet, Ketinggalaaan T__T Sementara duit, SIM, STNK, foto2 cantikku, ada di sono semuaaa…

Tanpa pikir panjang, aku balik lagi ke ruhim, padahal itu udah di cileunyii T__T

Aku kembali ke ruhim. Dompet kutemukan! Sarung kamufi pun terpaksa aku pinjam pulang ke rumah, untuk syalku di jalan. Tak lupa, ke alfamart pun jadi! πŸ˜€

FINALLY, I’M HOME! Tadaimaaaa :)) Pulang dari kampus, aku simpan tas, buka kaos kaki, jilbab, aku ambil gelas, jahe instan, nyalain dispenser, seduh! Slrrrrrpppp alhamdulilllaaaaaaaaaah, seketika pusingku hilang loh πŸ™‚ Ya Allah, alhamdulillah, siswanto banget yaah πŸ™‚

Pusingnya masih ada sedikit sih, tapi gak seBANGET BANGET yang tadi, dan akupun akhirnyaa bisa kentut juga πŸ˜›

RUMAHKU, ISTANAKU deh πŸ˜‰

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 25, 2011 by in School/College, self.
%d bloggers like this: