Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

Si Plin Plan

Menyemangati orang lain mungkin mudah. Tapi sulit meningkatkan semangat diri sendiri.

Ketika kamu cuma bisa pasrah sama karakter kamu yang gak tegaan sama orang lain yang lagi susah, pada akhirnya kamu cuma bisa susah sendiri. Kenapa? Karena alasan kamu nolong itu cuma karena kasihan, atau cuma karena kepingin nolong, bukan karena kamu siap untuk berkorban segala-galanya, sampai yang susah itu jadi gak susah lagi.

Saat kamu bilang, ‘yes, i will help you’ terburu-buru, pastinya kamu sekilas lupa dengan tantangan yang bakal kamu hadapi selama proses pertolongan dia. Alhasil, ketika kamu ketemu sama 1 tantangan pertama, kamu udah dengan cepat bilang, “Gosh, why I did say yes?!”

Itulah orang yang plin plan. Yang cuma bisa nyusahin orang lain. Niatnya bantu, malah nyusahin yang lain. Enaknya sih, kalo di dunia ini ga ada orang plin plan, iya kan? Rasanya pasti damai, nyaman, semua orang TANGGUNGJAWAB sama perkataan masing-masing…

Di satu sisi yang sangat kecil, yang ga semua orang bisa liat sisi itu, sesungguhnya gak semua orang PLIN PLAN itu BURUK. Ada beberapa orang plin plan yang justru dia selalu bertanya-tanya dalam hati kecilnya, “Actually I wanna help them. So I told them “yes, I’ll help” quickly. But now, I really feel that this pain is hurting me much. So many bad things happen to me because I help them. Dan malah mereka yang membantu saya menyelesaikan kepusingan saya.”

Ini sesungguhnya salah satu apa yang dipikirkan orang-orang plin plan. Si plin plan berfikir, daripada orang lain malah membantu saya menyelesaikan kepusingan saya agar saya dapat membantu kamu, saya lebih baik give up, dan mencari pengganti saya untuk tetap membantu dia.

Hmm~ begitulah.. Mungkin ini soal dewasa, belum dewasa, tanggung jawab, tidak tanggungjawab, konsisten atau tidak konsisten.

Dan yang pasti lingkungan sangat berpengaruh atas keputusanmu, walau pada akhirnya kamu sendiri yang membuat keputusan.

Bergaullah dengan teman-teman yang benar, yang selalu memotivasi hal yang positif, yang bisa berterus terang akan diri kamu, ketika kamu sulit bercermin dalam kondisi gelap.

Satu poin penting yang saya dapat ambil dari hasil kegalauan ini, SHARING-lah~ 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 7, 2012 by in self.
%d bloggers like this: