Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

Selalu Ada Cara-Mu yang Indah

Pada dasarnya hari ini hari yang mengesalkan.

Karena kamis, adalah hari dimana saya tidak punya jeda waktu untuk sekedar makan siang. Makna denotatifnya adalah, kuliah saya full running man.

8-10.30 fistat, 10.30-12.00 geologi fisik, 12-13 fisling, 13-15 pdgf.

Jadi, wajar kan kalo saya kesal?

Tapi kenyataannya fistat tidak ada, geologi fisik saya bolos (lagi), fisling masuk setengah-setengah, pdgf yang tadinya pindah jadwal ke jumat malah dadakan ada.

Fistat bapaknya gatau kemana. Untuk mengisi waktu luang, saya kerjakan dengan membuat slide presentasi MT. Sendiri (padahal tugas ini berkelompok. It’s okay kok. Karena sayanya yang lagi pengen belajar). Geologi fisik pun demikian, karena pengen bikin slide dengan bagus, saya bolos mata kuliah ngulang ini. Fisling, kenapa bisa masuk setengah-setengah? Karena di lab eksperimen sedang tidak ada asisten dan saya harus mengasisteni 4 MODUL SEKALIGUS! PDGF ya taulah, kuliah dadakan walau hanya diskusi.

Besok, presentasi MT. Bahannya sebenernya saya sudah tau maksud si bapaknya apaan, tapi referensinya itu loh, LANGKA BANGEEET 😥

Ditambah lagi banyak hal diluar akademik yang mesti diselesaikan sebelum Desember ini. Pengen nangis rasanya. Bukannya gak ikhlas, tapi gimana, nilai saya di semester ini pun juga dipertaruhkan 😥

Anehnya ketika saya sudah sangat capek, dan pengen nangis banget, selalu saja ada yang buat tertawa.

Pertama, ketika masuk ruang sekre, karena kelaperan saya pesen makan. Pada awalnya di dalam ramai, namun hati saya sepi. Lalu saya pindah untuk makan di sebelah sendirian. Gak mau diganggu hal apapun. Tadinya murung, namun karena ade bayi ibu kantin bangun jadinya saya terpaksa senyum untuk mengajaknya bercanda. Lalu saya kembali suntuk lagi. Untungnya Allah membuat sekre menjadi penuh, sehingga saya bisa berdiam diri di luar, memandang lapangan basket yang tadi itu tumben nampak indah!

Disibukkan dengan telfon sana sini, sms sana sini minta semua orang bergerak namun tak direspon aaaah pahitnya hidup. Air mata sudah di ujung mata sebenarnya. Lalu tiba-tiba ketika hampir “itu”, ada seorang teman lama datang. Aaaaah tidak jadi lagi “itu”nya 🙂

Setelah itu rapat diluar forum dimulai. Pada awalnya suntuk sekali, karena pikir saya, apa saya harus ikut terjun langsung lagi? Saya sudah pusiing ingin cepat-cepat pergi… Tapi suasana yang nyaman dan kawan-kawan yang menyumbang senyum malah membuat saya bersemangat lagi.

Lalu kembali setelah rapat selesai, saya terpikirkan lagi oleh banyaknya amanah yang belum terselesaikan….

Oh Allah, sebenarnya aku gak pingin mengeluh seakan aku tak ikhlas. Aku hanya ingin dikuatkan dengan apapun cara-Mu yang pastinya indah…~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 1, 2012 by in just celoteh.
%d bloggers like this: