Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

My Father’s Saying

Banyak banget pikiran malam ini, antara ingin menulis curahan hati mengenai pilunya dan menyedihkannya peperangan nyata Israel-Palestina, tentang dunia musik Indonesia yang selalu melemahkan jiwa pemudanya, hingga ingin bercerita mengenai sepatu baru dan intrik di belakangnya.

Dan pada akhirnya teringat saya akan obrolan dengan Sang Ayahanda tercinta…. (-_- hmm)

Ayah lebih tepatnya Apa’ –saya panggil– pernah bilang, “kamu harus bener-bener tentuin tujuan setelah lulus kuliah nanti apa”

Hmm okay, saya benar-benar masih menerawang mengenai bagaimana masa depan saya kelak. Berhubungan sifat saya yang bener-bener gampang tertarik dengan hal baru, masa depan saya pun serasa plin plan.

Ya, saya sekarang sedang ingin fokus dengan geothermal. Tapi belum tau metode yang saya enak banget menguliknya apaan. Apa’ mendukung saya dalam fokus studi saya ini. Bukan sembarang mendukung yang tanpa alasan. Itulah yang saya suka dari Apa’. Beliau selalu memberi pertimbangan panjang mengenai apa yang saya sukai, menulis dan geothermal.

Pada kebanyakan orang, ketika kami sering bertukar cerita mengenai hidup itu mau apa sih, rerata orang (apa ini rerata? -_-) selalu bilang hidupnya ingin sukses dan bahagia. Yes, saya pun setuju dong. Siapa sih yang nggak mau hidup seperti itu? Walau sejatinya hidup itu nggak abadi.

Tapi balik lagi sih, “bahagia” dan “sukses” itu sebenarnya kan kata sifat yah? Yang pandangannya subjektif. Sukses menurut saya beda dong dengan sukses menurut pandangan orang lain, begitupun dengan bahagia. Inilah yang menjadi masalah, patokan mana yang harus jadi tolak ukur kita mengenai pandangan sukses dan bahagia.

Ketahuilah, bahwa manusia itu tidak muncul tetiba (INI APA LAGI “TETIBA”? -_-). Manusia diciptakan. Berarti manusia adalah makhluk, benar? Berarti ada Satu Dzat yang lebih Hebat, yang merupakan Awal dari ‘semua ini’. Dialah Allah, “Huwal awwalu wal Akhiru”.

Makhluk, diciptakan sesuai dengan kehendak Penciptanya, kan? Berarti singkat padatnya, manusia diciptakan hanya menurut MAUnya Allah, dan MAUnya Allah itu apa? “agar manusia beribadah kepada-Nya…” (QS : 51 : 56), dan Allah Menyuruh kita manusia, untuk Menangkan din Islam diatas din-din lainnya.

HUBUNGANNYA APAAAA?!

Zaman sekarang ini, apa apa dikuasai oleh asing, setuju? Asing yang seperti apa? Ya seperti ahok ahok Cina (bukan wagub itu ya), ya seperti bule-bule berwajah Bush (yang putih) maupun Obama (yang hitam) (maaf bukan bermaksud rasis, cuma menggambarkan, non muslim itu juga dari semua suku ras loh). Iya, ASING! Investasi apapun semua asing. Bahkan Krakatau Steel pun udah dibeli sama negara boyband itu, huh!

Inilah saatnya mahasiswa fisika peminatan fisika bumi harus bertindak! Cari ilmu sebanyak-banyaknya, sebenar-benarnya, kembangkan di negeri sendiri, dan merdekakan kaum pribumi, merdekakan muslimin dari ‘perbudakan’ yang disadari maupun disadari. Jadilah pemudi yang berjiwa muslimah.

…… Apa’ku yang bilang seperti itu (dengan banyak gubahan a.k.a didramatisir, aslinya Apa’ itu orangnya cuek sih)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 18, 2012 by in hikmah, just celoteh.
%d bloggers like this: