Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

Manis

Sebelumnya ditegaskan dulu, ini bukan berarti jatuh cinta.

Hanya saja saya senang melihatnya.

I met him once, but talked in a so long hours. I wasn’t talking lot, but he’s talking so much. Bukan omongan nonsense, tapi memang kondisinya dia adalah sedang merepresentasikan sesuatu. Kata-katanya menggugah, sepertinya dia sangat menyayangi bangsa ini karena apa-apa yang diucapkan adalah demi kebaikan bangsa. Oke, he’s a good man. Dan ternyata, I have a relation with him. Maksudnya, ada hal milik saya yang sebenernya berhubungan dengan dia. Kalau saya nggak tau malu, saya udah manfaatin hal ini. Tapi tidak, saya masih tahu malu, tahu punya aturan 🙂

And just after that, we’re friends. Apa bisa disebut begitu ya? Bertemu sekali dan disebut teman? Entahlah apa definisi teman itu. Tapi yang pasti, kami pernah saling berbicara.

Dia berkharisma, itu yang bisa saya bilang. Kalo orang gaul bilang, laki banget. Sifat laki itu relatif sih. Buat saya, laki itu bukan yang sering ke gym trus ototnya gede-gede, trus badannya kekar, sixpack, suaranya gede, ngebass. Laki itu menurut saya, ya dia. Sulit untuk dijelaskan.

Bila Anda memperhatikan, dia selalu tersenyum, dengan kawat giginya itu. Mungkin sudah lama dipakainya. Dan si hitam nan manis ini sangat pandai berbicara, mengarahkan sesuatu pada poinnya, ia suka travelling, dan sangat supel! Siapapun yang ia temui, jika itu menarik insting keingintahuannya, pasti dia ajak ngobrol. Hal baru yang ada di sekelilingnya, pasti dia langsung coba.

Sebanyak inikah pengetahuan saya tentangnya?

Kita berteman dalam facebook, namun tidak dalam twitter. But I know his account. Haha,, so pervert!

Sampai-sampai saya tahu blognya, dan ada suatu minggu dimana tiap harinya saya stalking twitternya. Habisnya, tweets dia itu bukan tweets nonsense. Semua bermanfaat. Apapun hikmah yang dia dapet selalu dia share kan. Saya pikir, yang kaya gini di kampus saya jarang banget. Bahkan mungkin hanya satu dua yang baru saya temui. Hmm…

Melihatnya saja sudah senang, maniiis. Sangat maniiis. Ini bukan jatuh cinta kok. Mana ada jatuh cinta begini woy. Haha. Yang jelas, keberadaan dia menyenangkan. Mungkin dia harus sadar itu bahwa aura yang dia bawa benar-benar positif bagi saya 🙂

Wish to meet you again in another chance 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 1, 2013 by in just celoteh, love.
%d bloggers like this: