Sundus Mirrotin's Weblog

life is words, just share it! ^^

Hubungan Ujian Fistat, Bapak Mr.X, dan Low Pass Filter

Alhamdulillah, yippie! Ujian fisika statistik yang 3 sks itu akhirnya terlewati juga.

Sebenernya ngga mau terlalu seneng dulu karena belum tentu hasilnya bagus. Tapi kalo dibandingkan dengan ujian fistat tahun lalu sih alhamdulillah lebih bisa ngerjain yang sekarang.

Kemarin saking frustasinya, saya sampai ngepost aplikasi fisika statistika itu apa, ya kan? Haha. Ya memang mungkin kasat mata sih, dan bener loh soal ujian yang keluar tadi pagi itu bener-bener yang dipelajarin semaleman kemarin. Huaa senangnyaa 😀

Ujian tadi topiknya tentang Statistika Kuantum. Kalo UTS kemarin bahasannya mengenai Statistika Klasik, sekarang kita bermain Kuantum 🙂

Jadi ada dua macam Statistika Kuantum, yang pertama Hukum Distribusi Fermi-Dirac, dan yang kedua Hukum Distribusi Bose-Einstein. Kalo di modul alias diktatnya sih, harusnya diantara Fermi Dirac (FD) dan Bose-Einstein (BE) ini, kita pelajari dulu tentang spin kemagnetan. Tapi entah mengapa bapaknya belum mengajarkan bab itu (apa emang saya yang ngga nangkep ya? haha).

Yah, kalo mau ngulas disini, mungkin bahasan artikel ini jadi ngga menarik. Tapi tak apalah, toh saya menulis bukan supaya dikomentari banyak orang, tapi ini kan blog pribadi? Bebas dong? 😀

Distribusi FD itu partikelnya biasa disebut fermion. Nah, partikel-partikel disini biasanya mengalamai pertukaran energi satu sama lain, dengan kata lain partikel disini memenuhi Ensambel Kanonik Besar (nggak ngerti ya? makanya belajaar :p #songong). Disini partikelnya patuh banget sama aturan larangan Pauli, makanya masing-masing tingkat energinya dia cuma bisa nempatin 0 atau 1 partikel aja. Spinnya pun pecahan, semacam 1/2, 3/2,…. dll.

Nah, kebalikannya sama distribusi BE, dia spinnya bulat, pasti. Partikel di distribusi BE ini biasa disebut Boson (bukan boston ya.. :p) Dia juga sistem partikelnya dianggap sebagai Ensambel Kanonik Besar. Dan boson ini bandel, dia ngga mau diatur sama Pauli, makanya masing-masing tingkatan energinya bisa beda beda, n = 0, 1, 2, ….

Itu sepertinya gambaran secara umum yang saya pelajari. Nah, kalo ada yang nanya, trus intinya apa yang kepake sama kehidupan sehari-hari. Huhuhu maaf pertanyaan ini belum bisa saya temukan jawabannya hingga sekarang. Pada dasarnya, mengulang mata kuliah ini memang semata-mata hanya karena ingin memperbaiki nilai T__T mianhae…

Ada satu kejadian ganjil ketika tadi ujian FIstat. Rasanya, ini menjadi hal yang akan selalu menjadi pertanyaan mahasiswa Fisika Unpad.

Ketika kami ujian dengan nyamannya (bagi saya sih hehe) karena bahannya memang ada semua di catatan dan semaleman saya belajar sampe baru tidur jam 3 subuh (disela main games sih haha), seorang dosen yang dikenal killer datang di kelas kami. Beliau bukan dosen fistat, tapi mungkin sedang mengecek ruangan yang nanti siangnya akan digunakan untuk ujian mata kuliahnya. Beliau datang, tanpa hembusan angin, tanpa suara tapakan kaki. Tiba-tiba di depan mata saya, karena kebetulan saya ada di depan pintu banget, paling depan. Ruangan kami itu sebenarnya adalah aula jurusan (yang terdiri dari 2 kelas disatukan), dan kami hanya menggunakan separuh ruangannya saja (be right back setel lagu Noah,, apa sih ahaha). Sebelah lagi, aula bagian depan digunakan ujian juga, tapi beda kelas, beda soal dong. Dosen Fistat kami yang sebenarnya berhalangan hadir, makanya pengawas diganti oleh akang Deni, pihak TU. back to the topic.

Pada awalnya santai, karena senang soal yang keluar ini mudah :D, tapi seketika setelah pak X datang, suasana berubah menjadi horor….

dan m  e  n  c  e  k  a  m.

Semua mahasiswa diam dan bertanya-tanya, ini kenapa bapak ini dateng T__T bikin kaget. Dan beliau langsung merubah posisi tempat duduk beberapa mahasiswa di paling belakang supaya pindah ke depan. Karena saya sudah di depan, saya mah aman, dan berusahan untuk kelihatan ngga tegang. Padahal tegang paraaaah. Tatapan bapaknyaaaaa tatapan super saiya, selalu membuat curigaaa. Kita seperti mangsa pasrah yang rela diapaapain sama beliau T_T.

5 menit saja beliau datang, tapi sudah cukup membuyarkan seluruh ingatan di otak ini. Arrrrrggghh…. Dan beliau keluar kelas, kembali ke tempat yang seharusnya, dan saya masih terdiam, shock. Entah padahal shock karena apa, padahal saya ngga ngapa-ngapain. Tapi saya seriusan cuma diem dulu saat itu, sekitar 2 menit, menarik nafas, mengatur ulang mindset agar tetap tenang, merapikan kembali bahan di otak semalam. Dan kembali mengerjakan….

Hmmm

Ada satu hal mungkin yang menjadi pertanyaan besar bagi saya. Ada ya orang yang bisa menimbulkan fenomena seperti itu? Auranya itu loh, horor sekali, padahal beliau cuma diam, berdiri, memandang, menunjuk orang di belakang untuk pindah ke depan, dan udah, gitu doang. Tapi bulu kuduk semua merinding. Hiiii…..

Dosen gelombang 1 saya, Pak Andri dulu pernah bilang bahwa, sangat mungkin bila ada seseorang yang bila bertemu orang lain yang belum dikenal dia tiba-tiba merasa sudah tidak akan sreg berteman dengan dia, itu bisa terjadi loh katanya. Katanya, karena frekuensi atau orang metafisika bilang, aura orang tersebut nggak satu frekuensi sama kita.

Ya, mungkin untuk kasus beliau, beliau memiliki frekuensi gelombang tubuh yang terlalu tinggi, jauh di atas level manusia rata-rata seperti saya. Makanya, tubuh saya mungkin menganggap beliau adalah noise yang bisa mengganggu sistem kerja tubuh, terutama sistem ketenangan tubuh. Mungkin karena badan saya punya rangkaian low pass filter makanya frekuensi tinggi punya beliau ya ngga diloloskan. Bisa jadi kan? Sama halnya kayak bumi kok. Bumi ini ibarat rangkaian low pass filter, dia hanya bisa menyerap frekuensi gelombang yang rendah, malahan semakin rendah, semakin dalam dia bisa merambat. (okesip, ini mah udah masuk bahasan geofisika-__-)

Banyak hal yang masih menjadi misteri sebenarnya di dunia ini, Allah sungguh hebat. Dia benar-benar Arsitek kehidupan yang Maha Luar Biasa. (diiringi hembusan angin kencang di luar kosan -_-). Bahkan untuk hal sekecil ini, bisa membuat saya sangat bersyukur. Ya Allah, nilai fistat nanti, saya pasrahkan semuanya pada-MU 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 9, 2013 by in just celoteh, Sains, School/College and tagged , .
%d bloggers like this: